By Widia Awalia
Tampil Totalitas, Peserta Lomba Puisi FBB 2026 UMS Rappang Gunakan Caping dan Riasan Lumpu
SIDRAP — Peserta Festival Bulan Bahasa (FBB) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) tampil kreatif saat mengikuti berbagai kategori lomba. Tak sekadar mengandalkan kemampuan berbahasa dan bersastra, para pelajar juga memaksimalkan penampilan untuk mendukung materi yang dibawakan.
Salah satunya terlihat pada lomba membaca puisi tingkat SMA/MA sederajat yang digelar di Auditorium H.Zaini Razak Kampus UMS Rappang, Jumat (23/10/2026). Sejumlah peserta tampil dengan kostum dan riasan unik untuk memperkuat penghayatan terhadap puisi yang dibacakan.
Sakina, siswi Madrasah Aliyah (MA) YMPI Rappang, misalnya, tampil dengan caping petani. Wajah dan pakaiannya dihiasi riasan menyerupai lumuran lumpur sehingga memberikan kesan seperti seorang petani.
Penampilan tersebut bukan tanpa alasan. Sakina sengaja menggunakan atribut itu untuk mendukung pesan puisi yang dibawakannya sekaligus memperkuat penghayatan saat tampil di hadapan dewan juri.
"Saya menggunakan hiasan, dekorasi, dan makeup seperti ini agar puisi yang saya bawakan lebih terhayati. Selain itu, kostum juga menjadi bagian dari penilaian juri," kata Sakina.
Dalam kompetisi tersebut, Sakina membawakan dua puisi, yakni Mata Luka Sengkon Karta dan Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini.
Menurutnya, kedua puisi tersebut memiliki pesan yang berkaitan dengan perjuangan masyarakat dalam mempertahankan hak-haknya.
Puisi Mata Luka Sengkon Karta menggambarkan perjuangan seorang petani yang menghadapi ketidakadilan setelah dituduh melakukan kejahatan. Sementara itu, puisi Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini mengandung pesan tentang hak warga negara dan perjuangan untuk mempertahankannya.
Sakina mengaku senang dapat mengikuti FBB 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
"Festival Bulan Bahasa tahun ini sangat bagus dan memotivasi saya sebagai siswa untuk terus berkarya, menjadi orang yang kreatif, serta lebih percaya diri," ujarnya.
FBB 2026 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), UMS Rappang. Kegiatan ini melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA sederajat.
Ajang tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berbahasa, bersastra, dan berbicara di depan umum. Selain berkompetisi, peserta juga berkesempatan menyalurkan kreativitas melalui beragam karya dan penampilan.
Rangkaian FBB 2026 berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (23-24/10/2026), di Kampus UMS Rappang.
Pada hari pertama, panitia menggelar enam kategori lomba, yakni monolog teatrikal, membaca puisi, menulis esai ilmiah, desain poster, voice over, dan motivator.
Sementara itu, pada Sabtu (24/10), kompetisi dilanjutkan dengan lomba nyanyi solo dan osong atau sajak Bugis.
Melalui kegiatan ini, FBB 2026 diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, melestarikan bahasa dan sastra, serta membangun keberanian dalam menampilkan karya di hadapan publik.
Artikel Lainnya :
- Festival Bulan Bahasa 2026 UMS Rappang: 11 SMA/SMK/MA di Sidrap Berkompetisi Ajang Kreativitas dan B
- Magang Internasional di Taiwan, Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris UMS Rappang Kenalkan Kuliner Indones
- FKIP UMS Rappang Dorong Program Studi Konsisten Tingkatkan Mutu Pendidikan
- Siswa UPT SMPN 1 Tellu Limpoe Mengaku Dapat Pengalaman Baru di FBB UMS Rappang 2026
- Jumlah Peserta Bertambah, Pelajar SMP/MTs Unjuk Bakat di Festival Bulan Bahasa 2026 UMS Rappang
Unit Terkait
Unit akademik yang disebut dalam informasi ini.
Berita Terkait
Berita lain yang masih berhubungan dengan informasi ini.
