Berita
Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Kembali Kirim Dua Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan
SIDRAP–Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan komitmennya dalam internasionalisasi mahasiswa dengan memberangkatkan dua mahasiswa semester 5 untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan. Kedua mahasiswa tersebut adalah Revalina Putri dan Azzahra Nabilah.

Rombongan diberangkatkan dari kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang pada 12 Januari 2025 menuju Bandara Sultan Hasanuddin. Selanjutnya, pada 13 Januari 2025 siang, mahasiswa melanjutkan perjalanan ke Jakarta, sebelum pada malam harinya bertolak menuju Taipei, Taiwan.
Keberangkatan kedua mahasiswa ini turut diantar oleh orang tua dan dosen pendamping, sebagai bentuk dukungan moral dan doa agar proses magang berjalan lancar.Koordinator Magang Internasional Bisnis Digital: *Muh.Wildan Mauludy, Amd.Kom., S.Pd., M.Kom berharap para mahasiswa dapat menjalani magang dengan baik, menjaga nama baik institusi, serta kembali ke tanah air dengan ilmu, pengalaman kerja internasional, dan bekal kewirausahaan untuk masa depan.
Selama di Taiwan, Revalina Putri dan Azzahra Nabilah akan menjalani magang pada industri Norway Forest Tamsui Motel, yang beralamat di No. 83, Bashi 1st Street, Tamsui District, New Taipei City. Penempatan ini diharapkan memberi pengalaman profesional yang relevan dengan penguatan soft skill, etos kerja, dan pemahaman budaya kerja internasional.
Program magang internasional ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Prodi Bisnis Digital, yang menekankan capaian pembelajaran nyata melalui pengalaman kerja langsung di lingkungan global. Melalui program ini, Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang terus berupaya menyiapkan lulusan yang berdaya saing internasional, berkarakter profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Hari Guru
.
AKREDITASI PPG
Rektor UMS Rappang Tegaskan Esensi Magang Internasional Harus Tumbuhkan Growth Mindset
TAIWAN--UniversitasMuhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melaksanakan monitoring hari
pertama Program Magang Internasional yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai
fakultas. Pada kegiatan ini, Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad,
S.Sos., M.Pd., menegaskan bahwa esensi utama pelaksanaan magang internasional
adalah membentuk growth mindset serta memperluas wawasan profesional mahasiswa
melalui pengalaman praktik nyata.
Salah
satu lokasi magang mahasiswa adalah River Forest Leisure Farm, sebuah kawasan
wisata edukasi yang terletak di Dongshan Township, Yilan County, Taiwan. Tempat
ini memiliki beragam unit usaha, mulai dari kebun binatang mini, restoran,
hotel, hingga budidaya perikanan. Mahasiswa UMS Rappang ditempatkan di beberapa
sektor berbeda sesuai kebutuhan dan kompetensi.
Sebagian
mahasiswa ditugaskan merawat hewan di kebun binatang, seperti pemberian pakan,
kebersihan kandang, serta observasi perilaku hewan. Ada pula mahasiswa yang
bekerja pada sektor budidaya perikanan, termasuk menjaga kualitas air, memantau
perkembangan ikan, dan membantu proses pemeliharaan. Sementara itu, mahasiswa
lainnya ditempatkan di restoran untuk mempelajari pelayanan, manajemen dapur,
dan alur operasional berbasis standar industri.
Monitoring
ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman mahasiswa mengenai esensi program
magang praktik kerja industri dan sekaligus mempererat kerja sama antara UMSRappang dengan mitra internasional, termasuk River Forest Leisure Farm. Dalam
arahannya, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad menyampaikan pesan inti bahwa magang
internasional harus dimaknai sebagai proses pengembangan pola pikir, bukan
sekadar pengalaman kerja.
“Esensi
dari program ini adalah membentuk pola pikir mahasiswa untuk banyak mengambil
pengalaman praktik baik, terutama dalam manajemen bisnis, inovasi, dan
kreativitas. Semua itu nantinya dapat dijadikan referensi penting bagi masa
depan mereka,” tegasnya.
Beliau
juga menekankan pentingnya beradaptasi dengan sistem kerja berbasis SOP, yang
tidak hanya menuntut penyelesaian tugas, tetapi juga penguasaan proses kerja
yang profesional, sistematis, dan konsisten. Koordinator Program Magang
Internasional menyampaikan bahwa evaluasi pada hari pertama memeriksa aspek
adaptasi, kedisiplinan, penyelesaian tugas awal, serta kenyamanan mahasiswa di
lingkungan kerja masing-masing. Mahasiswa melaporkan bahwa kegiatan yang mereka
jalankan sangat menantang namun memberikan wawasan baru terkait profesionalisme
global dan budaya kerja di Taiwan.
Program
Magang Internasional UMS Rappang tahun ini melibatkan sejumlah industri di
berbagai sektor, dengan harapan dapat memperkuat kompetensi global mahasiswa
serta memperluas jejaring kerja sama kampus. Menutup kegiatan monitoring, Prof.
Dr. H. Jamaluddin Ahmad kembali mengingatkan bahwa keberhasilan magang sangat
bergantung pada kesiapan mental mahasiswa.
“Jadikan ini sebagai sarana velajar, jika growth mindset tertanam dengan baik, maka seluruh pengalaman di luar negeri ini akan menjadi modal besar dalam membangun karier dan masa depan,” ujarnya.
Tiga Dosen Kewirausahaan UMS Rappang Raih Hibah RisetMu Batch IX PP Muhammadiyah
SIDRAP –
Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan
komitmennya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang
penelitian dan pengembangan. Sebanyak tiga dosen berprestasi dari Program Studi
Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berhasil meraih pendanaan
bergengsi Hibah RisetMu Batch IX tahun 2025/2026 yang diselenggarakan oleh
Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan
Pusat Muhammadiyah.
Pengumuman resmi yang dikeluarkan pada 15
November 2025 menyebutkan bahwa ketiga dosen tersebut adalah:
- Bahtiar Herman, S.E., M.M. (Ketua Program
Studi Kewirausahaan)
- Inna Mutmainna Cahyani Thahir, S.E., M.M.
(Dosen Program Studi Kewirausahaan)
- Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP. (Dosen
Program Studi Kewirausahaan/Wakil Dekan II Bidang Kemahasiswaan FEB)
Ketiga dosen ini berhasil lolos seleksi ketat
melalui penilaian proposal yang meliputi aspek kesiapan riset, kontribusi
teoritis, dan dampak sosial yang ditawarkan. Capaian ini menjadi kebanggaan
ganda bagi Prodi Kewirausahaan UMS Rappang, menegaskan peran aktif mereka dalam
menghasilkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung kemajuan
persyarikatan dan masyarakat.
Muhammad Rusdi, yang juga menjabat sebagai
Wakil Dekan II FEB, menyatakan bahwa perolehan hibah ini bukan sekadar bantuan
dana, melainkan pengakuan atas kualitas penelitian yang diusulkan. “Kami
berharap hasil riset ini dapat diimplementasikan, terutama dalam mendorong
ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di lingkungan Muhammadiyah maupun
komunitas lokal,” ujarnya.
Bahtiar Herman selaku Ketua Prodi
Kewirausahaan menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Diktilitbang PP
Muhammadiyah. “Dukungan ini akan memotivasi kami untuk terus meningkatkan
budaya penelitian dan publikasi ilmiah. Fokus riset kami adalah mengkaji
model-model bisnis inovatif yang relevan dengan tantangan ekonomi digital saat
ini,” tambahnya.
Sementara itu, Inna Mutmainna Cahyani Thahir
menyoroti peran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMSRappang yang aktif memberikan pendampingan intensif sejak tahap penyusunan
proposal, yang dinilai sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pengajuan.
Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin, S.Sos., M.Si, turut menyampaikan kebanggaannya atas capaian ini, yang merupakan bagian dari total 14 dosen UMS Rappang yang berhasil meraih RisetMu Batch IX. Beliau menegaskan bahwa universitas berkomitmen penuh untuk terus menyediakan fasilitas dan iklim akademik yang mendukung agar capaian riset dan pengabdian dosen dapat terus meningkat setiap tahunnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Kewirausahaan UMS Rappang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga aktif berkontribusi dalam ranah pengembangan ilmu dan solusi praktis melalui penelitian yang didanai secara nasional.
HIMALOGISTA UMS Rappang Gebrak PESONA 2025 dengan Puisi dan Vokal Memukau
Rappang Sulawesi Selatan – Pekan Seni, Olahraga, dan Keagamaan Mahasiswa (PESONA)
2025 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) semakin membara
dengan penampilan memukau dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian
(HIMALOGISTA). Pada hari kedua gelaran akbar ini, Senin (17/11/2025),
HIMALOGISTA sukses mencuri perhatian melalui penampilan di cabang lomba puisi
dan nyanyi solo.
Auditorium H. Zaini Razak menjadi
saksi bisu talenta-talenta muda UMS Rappang yang bersinar. PESONA 2025
mempertandingkan beragam cabang seni yang memukau, mulai dari tari kreasi yang
lincah, alunan akustik yang syahdu, hingga pembacaan puisi yang penuh makna. Di
antara gemerlap acara, HIMALOGISTA hadir dengan semangat membara, bersaing
dengan perwakilan dari HIMATEP, HIMAVOSER, HIMAPRI, HIMABISDIG, ESA, HIMAPRODI,
dan HIMPOSIP.
Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Andi
Nurwida, S.Si., M.Pd., tak ketinggalan memberikan dukungan penuh kepada para
mahasiswanya. Kehadirannya menjadi suntikan motivasi bagi para peserta HIMALOGISTA
yang tampil di atas panggung.
“Saya sangat bangga melihat
semangat dan keberanian mahasiswa THP, khususnya HIMALOGISTA, dalam menunjukkan
bakat mereka di PESONA 2025. Semoga ajang ini menjadi wadah untuk meningkatkan
kepercayaan diri dan mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa,” ungkap Andi
Nurwida dengan bangga.
Partisipasi aktif HIMALOGISTA di PESONA 2025 adalah bukti nyata komitmen mereka dalam mengembangkan potensi seni dan kreativitas mahasiswa THP. Ajang ini menjadi panggung ekspresi yang membuka ruang kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai program studi di UMS Rappang. Dengan semangat yang terus membara, HIMALOGISTA UMS Rappang siap memberikan yang terbaik dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di PESONA 2025.
Mahasiswa Agroteknologi UMS Rappang Praktikkan Pemupukan Presisi dalam Kegiatan MBKM
SIDRAP
— Dalam rangka mengimplementasikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM), mahasiswa Prodi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah SidenrengRappang (UMS Rappang) melakukan kegiatan pemupukan sebagai bagian dari kegiatan
magang mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung
kepada mahasiswa tentang manajemen lahan yang optimal, terutama dalam hal
pemupukan.
Menurut
Nining Triani Thamrin, S.P., (tautan tidak tersedia), selaku dosen pembimbing
kegiatan MBKM, “Kegiatan pemupukan ini sangat penting bagi mahasiswa
Agroteknologi UMS Rappang. Dengan mempraktikkan pemupukan presisi berbasis peta
nutrisi, mahasiswa dapat memahami bagaimana mengidentifikasi area kekurangan
atau kelebihan hara spesifik pada lahan sayuran, sehingga rekomendasi pemupukan
dapat disesuaikan dengan kondisi lokal secara tepat.”
“Kegiatan
ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga
membantu mereka memahami pentingnya manajemen lahan yang baik dalam
meningkatkan produktivitas tanaman sayuran,” tambah Nining.
Dengan
adanya program MBKM ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang
lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pertanian di masyarakat. Selain itu,
program ini juga dapat membantu mahasiswa menjadi lulusan yang lebih relevan
dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
“Program MBKM ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa depan,” pungkas Nining.
Ilmu Pemerintahan UMS Rappang Lakukan Instalasi Aplikasi Pendukung Writing Class
Sidrap —17
November 2025, Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas MuhammadiyahSidenreng Rappang (UMS) kembali memperkuat ekosistem akademik melalui instalasi
berbagai aplikasi pendukung untuk kegiatan Writing Class dan praktik penggunaan
Laboratorium Tata Kelola Pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen
Prodi dalam meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa sekaligus
memperkuat kapasitas riset di lingkungan kampus.
Instalasi
dilakukan oleh tim laboratorium dan pendampingan dosen pada hari ini, mencakup
sejumlah aplikasi yang secara strategis dibutuhkan mahasiswa dalam proses
penulisan ilmiah. Adapun aplikasi yang dipasang meliputi:
1. Mendeley
– sebagai pengelola referensi yang memudahkan sitasi dan manajemen pustaka.
2. Pengaktifan
Lisensi Microsoft Office – memastikan mahasiswa menggunakan perangkat lunak
legal dan lengkap untuk penulisan.
3. Internet
Download Manager (IDM) – mempermudah pengunduhan sumber literatur akademik.
4. Nvivo
– perangkat analisis kualitatif yang sangat diperlukan dalam riset berbasis
data lapangan.
5. SPSS/PLS
– aplikasi analisis kuantitatif untuk pengolahan data statistik.
6. VOSviewer/RStudio
– aplikasi pemetaan bibliometrik dan analisis data sains.
7. Jamovi
dan aplikasi lain yang mendukung proses penulisan skripsi, artikel ilmiah,
hingga policy brief.
Ketua
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sandi Lubis, S.IP., M.A.P., menyampaikan bahwa
penyediaan aplikasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik
yang kuat.
“Instalasi
aplikasi ini merupakan bagian dari strategi Prodi untuk memastikan mahasiswa
memiliki kemampuan riset yang memadai. Keterampilan pengolahan data, manajemen
referensi, dan penulisan ilmiah adalah kompetensi wajib bagi mahasiswa Ilmu
Pemerintahan yang ingin bersaing di era digital. Dengan fasilitas ini, kami
ingin memastikan bahwa proses pembelajaran di laboratorium berjalan efektif dan
berkualitas,” ujar Sandi.
Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa fasilitas teknologi ini bukan sekadar mendukung penyelesaian
skripsi, tetapi juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan artikel
ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal bereputasi, serta mengembangkan
policy brief yang relevan bagi pemerintah daerah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Prodi menuju tata kelola akademik berbasis digital, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui integrasi teknologi, riset, dan praktik laboratorium. Dengan tersedianya aplikasi yang lengkap dan legal di laboratorium, mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMS Rappang diharapkan lebih produktif, terampil, dan siap menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi.
Pelatihan Penjamah Pangan Siap Saji Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Sidrap –
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Dinkes Sidrap) bersama Puskesmas
Kulo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keamanan pangan di
wilayahnya. Kali ini, giliran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Boddi di
Kecamatan Kulo yang menjadi lokasi pelatihan intensif bagi para penjamah pangan
siap saji.
Tidak hanya menggandeng tenaga ahli
seperti Irmayani Faisal, S.Tr.Kes, Dinkes Sidrap juga melibatkan mahasiswa
magang dari Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas MuhammadiyahSidenreng Rappang. Kolaborasi ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga
bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan energi baru dalam upaya peningkatan
kualitas kesehatan masyarakat.
Irmayani Faisal, sang narasumber utama, membekali peserta
dengan pengetahuan mendalam seputar higiene dan sanitasi pangan, pencegahan
kontaminasi silang, hingga standar pengolahan pangan yang baik dan benar.
Penekanan khusus diberikan pada peran vital penjamah pangan dalam menjaga
kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.
“Penjamah pangan adalah ujung
tombak dalam memastikan makanan yang sampai ke masyarakat aman dan
berkualitas,” tegas Irmayani dalam sesinya.
Para peserta tidak hanya
mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung cara mencuci tangan yang benar,
penggunaan alat pelindung diri, pemilihan bahan baku yang aman, serta
pengelolaan lingkungan dapur yang higienis. Mahasiswa Adminkes dengan sigap
mendampingi peserta, memastikan setiap langkah dipahami dan diterapkan dengan
benar.
Respon positif dari peserta menjadi
bukti keberhasilan pelatihan ini. Mereka mengaku lebih percaya diri dalam
menerapkan standar kebersihan pangan di tempat kerja masing-masing. Dinkes dan
Puskesmas Kulo berharap, kegiatan ini dapat menekan risiko penyakit bawaan
makanan dan meningkatkan kualitas pelayanan pangan di masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi hangat dan foto bersama, sebagai simbol komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu keamanan pangan di Kecamatan Kulo. Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, keamanan pangan di Sidrap semakin terjamin.
Rektor UMS Rappang Tekankan Integritas Guru dalam Bimtek PPG Periode 5 Tahun 2025
SIDRAP,
Katasulsel.com — Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Profesi Guru
(PPG) Guru Tertentu Periode 5 di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
(UMS Rappang) berlangsung dua hari, 15–16 November 2025, dengan penekanan kuat
pada profesionalisme dan identitas guru. Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H.
Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., hadir memberikan arahan langsung kepada para
peserta yang mengikuti rangkaian teknis dan tes secara intensif.
Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin menegaskan bahwa PPG tidak boleh dipahami
sebagai proses administratif menuju sertifikasi, tetapi sebagai arena
pembentukan jatidiri guru profesional. Ia menyebut PPG sebagai investasi moral
dan intelektual, yang menuntut integritas, daya saing, kemampuan pedagogis, dan
karakter kuat. Menurutnya, profesi guru hanya dapat bertahan dan dihormati
ketika pelakunya memiliki komitmen terhadap ilmu dan etika kerja. Rektor juga
mendorong peserta agar menjalani proses PPG dengan kesungguhan. Ia mengingatkan
bahwa tahapannya tidak ringan dan sarat dengan tuntutan teknis, mulai dari
penguasaan substansi, pengembangan perangkat ajar, hingga uji kinerja. Melalui
proses ini, katanya, peserta akan ditempa menjadi guru yang mampu mengikuti
arus perkembangan teknologi dan regulasi pendidikan nasional.
Ia menilai momentum PPG sebagai kesempatan memperbarui cara berpikir, cara
mengajar, sekaligus memperkuat literasi digital yang kini menjadi nadi
pendidikan modern. Tidak hanya memberi motivasi, Prof. Jamaluddin juga
memastikan bahwa UMS Rappang menjaga standar akademik tinggi dalam pelaksanaan
PPG. Ia melakukan pemantauan langsung pada tes substantif guna memastikan
prosedur seleksi berjalan ilmiah, objektif, dan sesuai regulasi. Komitmen
tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab UMS Rappang sebagai
LPTK untuk menghasilkan guru yang kompeten dan berintegritas. Rektor berharap
peserta dapat menuntaskan program ini dengan kualitas maksimal dan kembali ke
sekolah sebagai agen perubahan pendidikan di daerah masing-masing.
