Status PDDIKTI rektoratumsrappang@gmail.com 085299570468 Kode PT : 091058

Berita

Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Kembali Kirim Dua Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan

SIDRAP–Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan komitmennya dalam internasionalisasi mahasiswa dengan memberangkatkan dua mahasiswa semester 5 untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan. Kedua mahasiswa tersebut adalah Revalina Putri dan Azzahra Nabilah.


Rombongan diberangkatkan dari kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang pada 12 Januari 2025 menuju Bandara Sultan Hasanuddin. Selanjutnya, pada 13 Januari 2025 siang, mahasiswa melanjutkan perjalanan ke Jakarta, sebelum pada malam harinya bertolak menuju Taipei, Taiwan.

Keberangkatan kedua mahasiswa ini turut diantar oleh orang tua dan dosen pendamping, sebagai bentuk dukungan moral dan doa agar proses magang berjalan lancar.Koordinator Magang Internasional Bisnis Digital: *Muh.Wildan Mauludy, Amd.Kom., S.Pd., M.Kom berharap para mahasiswa dapat menjalani magang dengan baik, menjaga nama baik institusi, serta kembali ke tanah air dengan ilmu, pengalaman kerja internasional, dan bekal kewirausahaan untuk masa depan.

Selama di Taiwan, Revalina Putri dan Azzahra Nabilah akan menjalani magang pada industri Norway Forest Tamsui Motel, yang beralamat di No. 83, Bashi 1st Street, Tamsui District, New Taipei City. Penempatan ini diharapkan memberi pengalaman profesional yang relevan dengan penguatan soft skill, etos kerja, dan pemahaman budaya kerja internasional.

Program magang internasional ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Prodi Bisnis Digital, yang menekankan capaian pembelajaran nyata melalui pengalaman kerja langsung di lingkungan global. Melalui program ini, Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang terus berupaya menyiapkan lulusan yang berdaya saing internasional, berkarakter profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Hari Guru

.

AKREDITASI PPG


Rektor UMS Rappang Tegaskan Esensi Magang Internasional Harus Tumbuhkan Growth Mindset

TAIWAN--UniversitasMuhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melaksanakan monitoring hari pertama Program Magang Internasional yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas. Pada kegiatan ini, Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Pd., menegaskan bahwa esensi utama pelaksanaan magang internasional adalah membentuk growth mindset serta memperluas wawasan profesional mahasiswa melalui pengalaman praktik nyata.

Salah satu lokasi magang mahasiswa adalah River Forest Leisure Farm, sebuah kawasan wisata edukasi yang terletak di Dongshan Township, Yilan County, Taiwan. Tempat ini memiliki beragam unit usaha, mulai dari kebun binatang mini, restoran, hotel, hingga budidaya perikanan. Mahasiswa UMS Rappang ditempatkan di beberapa sektor berbeda sesuai kebutuhan dan kompetensi.

Sebagian mahasiswa ditugaskan merawat hewan di kebun binatang, seperti pemberian pakan, kebersihan kandang, serta observasi perilaku hewan. Ada pula mahasiswa yang bekerja pada sektor budidaya perikanan, termasuk menjaga kualitas air, memantau perkembangan ikan, dan membantu proses pemeliharaan. Sementara itu, mahasiswa lainnya ditempatkan di restoran untuk mempelajari pelayanan, manajemen dapur, dan alur operasional berbasis standar industri.

Monitoring ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman mahasiswa mengenai esensi program magang praktik kerja industri dan sekaligus mempererat kerja sama antara UMSRappang dengan mitra internasional, termasuk River Forest Leisure Farm. Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad menyampaikan pesan inti bahwa magang internasional harus dimaknai sebagai proses pengembangan pola pikir, bukan sekadar pengalaman kerja.

“Esensi dari program ini adalah membentuk pola pikir mahasiswa untuk banyak mengambil pengalaman praktik baik, terutama dalam manajemen bisnis, inovasi, dan kreativitas. Semua itu nantinya dapat dijadikan referensi penting bagi masa depan mereka,” tegasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya beradaptasi dengan sistem kerja berbasis SOP, yang tidak hanya menuntut penyelesaian tugas, tetapi juga penguasaan proses kerja yang profesional, sistematis, dan konsisten. Koordinator Program Magang Internasional menyampaikan bahwa evaluasi pada hari pertama memeriksa aspek adaptasi, kedisiplinan, penyelesaian tugas awal, serta kenyamanan mahasiswa di lingkungan kerja masing-masing. Mahasiswa melaporkan bahwa kegiatan yang mereka jalankan sangat menantang namun memberikan wawasan baru terkait profesionalisme global dan budaya kerja di Taiwan.

Program Magang Internasional UMS Rappang tahun ini melibatkan sejumlah industri di berbagai sektor, dengan harapan dapat memperkuat kompetensi global mahasiswa serta memperluas jejaring kerja sama kampus. Menutup kegiatan monitoring, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad kembali mengingatkan bahwa keberhasilan magang sangat bergantung pada kesiapan mental mahasiswa.

“Jadikan ini sebagai sarana velajar, jika growth mindset tertanam dengan baik, maka seluruh pengalaman di luar negeri ini akan menjadi modal besar dalam membangun karier dan masa depan,” ujarnya.

Tiga Dosen Kewirausahaan UMS Rappang Raih Hibah RisetMu Batch IX PP Muhammadiyah

SIDRAPUniversitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengembangan. Sebanyak tiga dosen berprestasi dari Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berhasil meraih pendanaan bergengsi Hibah RisetMu Batch IX tahun 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pengumuman resmi yang dikeluarkan pada 15 November 2025 menyebutkan bahwa ketiga dosen tersebut adalah:

- Bahtiar Herman, S.E., M.M. (Ketua Program Studi Kewirausahaan)

- Inna Mutmainna Cahyani Thahir, S.E., M.M. (Dosen Program Studi Kewirausahaan)

- Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP. (Dosen Program Studi Kewirausahaan/Wakil Dekan II Bidang Kemahasiswaan FEB)

Ketiga dosen ini berhasil lolos seleksi ketat melalui penilaian proposal yang meliputi aspek kesiapan riset, kontribusi teoritis, dan dampak sosial yang ditawarkan. Capaian ini menjadi kebanggaan ganda bagi Prodi Kewirausahaan UMS Rappang, menegaskan peran aktif mereka dalam menghasilkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung kemajuan persyarikatan dan masyarakat.

Muhammad Rusdi, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II FEB, menyatakan bahwa perolehan hibah ini bukan sekadar bantuan dana, melainkan pengakuan atas kualitas penelitian yang diusulkan. “Kami berharap hasil riset ini dapat diimplementasikan, terutama dalam mendorong ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di lingkungan Muhammadiyah maupun komunitas lokal,” ujarnya.

Bahtiar Herman selaku Ketua Prodi Kewirausahaan menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. “Dukungan ini akan memotivasi kami untuk terus meningkatkan budaya penelitian dan publikasi ilmiah. Fokus riset kami adalah mengkaji model-model bisnis inovatif yang relevan dengan tantangan ekonomi digital saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Inna Mutmainna Cahyani Thahir menyoroti peran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMSRappang yang aktif memberikan pendampingan intensif sejak tahap penyusunan proposal, yang dinilai sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pengajuan.

Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin, S.Sos., M.Si, turut menyampaikan kebanggaannya atas capaian ini, yang merupakan bagian dari total 14 dosen UMS Rappang yang berhasil meraih RisetMu Batch IX. Beliau menegaskan bahwa universitas berkomitmen penuh untuk terus menyediakan fasilitas dan iklim akademik yang mendukung agar capaian riset dan pengabdian dosen dapat terus meningkat setiap tahunnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Kewirausahaan UMS Rappang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga aktif berkontribusi dalam ranah pengembangan ilmu dan solusi praktis melalui penelitian yang didanai secara nasional.

HIMALOGISTA UMS Rappang Gebrak PESONA 2025 dengan Puisi dan Vokal Memukau

Rappang  Sulawesi Selatan – Pekan Seni, Olahraga, dan Keagamaan Mahasiswa (PESONA) 2025 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) semakin membara dengan penampilan memukau dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (HIMALOGISTA). Pada hari kedua gelaran akbar ini, Senin (17/11/2025), HIMALOGISTA sukses mencuri perhatian melalui penampilan di cabang lomba puisi dan nyanyi solo.

Auditorium H. Zaini Razak menjadi saksi bisu talenta-talenta muda UMS Rappang yang bersinar. PESONA 2025 mempertandingkan beragam cabang seni yang memukau, mulai dari tari kreasi yang lincah, alunan akustik yang syahdu, hingga pembacaan puisi yang penuh makna. Di antara gemerlap acara, HIMALOGISTA hadir dengan semangat membara, bersaing dengan perwakilan dari HIMATEP, HIMAVOSER, HIMAPRI, HIMABISDIG, ESA, HIMAPRODI, dan HIMPOSIP.

Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Andi Nurwida, S.Si., M.Pd., tak ketinggalan memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswanya. Kehadirannya menjadi suntikan motivasi bagi para peserta HIMALOGISTA yang tampil di atas panggung.

“Saya sangat bangga melihat semangat dan keberanian mahasiswa THP, khususnya HIMALOGISTA, dalam menunjukkan bakat mereka di PESONA 2025. Semoga ajang ini menjadi wadah untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa,” ungkap Andi Nurwida dengan bangga.

Partisipasi aktif HIMALOGISTA di PESONA 2025 adalah bukti nyata komitmen mereka dalam mengembangkan potensi seni dan kreativitas mahasiswa THP. Ajang ini menjadi panggung ekspresi yang membuka ruang kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai program studi di UMS Rappang. Dengan semangat yang terus membara, HIMALOGISTA UMS Rappang siap memberikan yang terbaik dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di PESONA 2025.

Mahasiswa Agroteknologi UMS Rappang Praktikkan Pemupukan Presisi dalam Kegiatan MBKM

SIDRAP — Dalam rangka mengimplementasikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa Prodi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah SidenrengRappang (UMS Rappang) melakukan kegiatan pemupukan sebagai bagian dari kegiatan magang mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang manajemen lahan yang optimal, terutama dalam hal pemupukan.

Menurut Nining Triani Thamrin, S.P., (tautan tidak tersedia), selaku dosen pembimbing kegiatan MBKM, “Kegiatan pemupukan ini sangat penting bagi mahasiswa Agroteknologi UMS Rappang. Dengan mempraktikkan pemupukan presisi berbasis peta nutrisi, mahasiswa dapat memahami bagaimana mengidentifikasi area kekurangan atau kelebihan hara spesifik pada lahan sayuran, sehingga rekomendasi pemupukan dapat disesuaikan dengan kondisi lokal secara tepat.”

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga membantu mereka memahami pentingnya manajemen lahan yang baik dalam meningkatkan produktivitas tanaman sayuran,” tambah Nining.

Dengan adanya program MBKM ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pertanian di masyarakat. Selain itu, program ini juga dapat membantu mahasiswa menjadi lulusan yang lebih relevan dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

“Program MBKM ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa depan,” pungkas Nining. 

Ilmu Pemerintahan UMS Rappang Lakukan Instalasi Aplikasi Pendukung Writing Class

Sidrap —17 November 2025, Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas MuhammadiyahSidenreng Rappang (UMS) kembali memperkuat ekosistem akademik melalui instalasi berbagai aplikasi pendukung untuk kegiatan Writing Class dan praktik penggunaan Laboratorium Tata Kelola Pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Prodi dalam meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah mahasiswa sekaligus memperkuat kapasitas riset di lingkungan kampus.

Instalasi dilakukan oleh tim laboratorium dan pendampingan dosen pada hari ini, mencakup sejumlah aplikasi yang secara strategis dibutuhkan mahasiswa dalam proses penulisan ilmiah. Adapun aplikasi yang dipasang meliputi:

1. Mendeley – sebagai pengelola referensi yang memudahkan sitasi dan manajemen pustaka.

2.    Pengaktifan Lisensi Microsoft Office – memastikan mahasiswa menggunakan perangkat lunak legal dan lengkap untuk penulisan.

3. Internet Download Manager (IDM) – mempermudah pengunduhan sumber literatur akademik.

4.  Nvivo – perangkat analisis kualitatif yang sangat diperlukan dalam riset berbasis data lapangan.

5.    SPSS/PLS – aplikasi analisis kuantitatif untuk pengolahan data statistik.

6. VOSviewer/RStudio – aplikasi pemetaan bibliometrik dan analisis data sains.

7. Jamovi dan aplikasi lain yang mendukung proses penulisan skripsi, artikel ilmiah, hingga policy brief.

Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sandi Lubis, S.IP., M.A.P., menyampaikan bahwa penyediaan aplikasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang kuat.

“Instalasi aplikasi ini merupakan bagian dari strategi Prodi untuk memastikan mahasiswa memiliki kemampuan riset yang memadai. Keterampilan pengolahan data, manajemen referensi, dan penulisan ilmiah adalah kompetensi wajib bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan yang ingin bersaing di era digital. Dengan fasilitas ini, kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran di laboratorium berjalan efektif dan berkualitas,” ujar Sandi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fasilitas teknologi ini bukan sekadar mendukung penyelesaian skripsi, tetapi juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal bereputasi, serta mengembangkan policy brief yang relevan bagi pemerintah daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Prodi menuju tata kelola akademik berbasis digital, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui integrasi teknologi, riset, dan praktik laboratorium. Dengan tersedianya aplikasi yang lengkap dan legal di laboratorium, mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMS Rappang diharapkan lebih produktif, terampil, dan siap menghasilkan karya ilmiah berkualitas tinggi.

Pelatihan Penjamah Pangan Siap Saji Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Sidrap – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Dinkes Sidrap) bersama Puskesmas Kulo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keamanan pangan di wilayahnya. Kali ini, giliran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Boddi di Kecamatan Kulo yang menjadi lokasi pelatihan intensif bagi para penjamah pangan siap saji.

Tidak hanya menggandeng tenaga ahli seperti Irmayani Faisal, S.Tr.Kes, Dinkes Sidrap juga melibatkan mahasiswa magang dari Program Studi Administrasi Kesehatan (Adminkes) Universitas MuhammadiyahSidenreng Rappang. Kolaborasi ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan energi baru dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Irmayani Faisal, sang narasumber utama, membekali peserta dengan pengetahuan mendalam seputar higiene dan sanitasi pangan, pencegahan kontaminasi silang, hingga standar pengolahan pangan yang baik dan benar. Penekanan khusus diberikan pada peran vital penjamah pangan dalam menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.

“Penjamah pangan adalah ujung tombak dalam memastikan makanan yang sampai ke masyarakat aman dan berkualitas,” tegas Irmayani dalam sesinya.

Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung cara mencuci tangan yang benar, penggunaan alat pelindung diri, pemilihan bahan baku yang aman, serta pengelolaan lingkungan dapur yang higienis. Mahasiswa Adminkes dengan sigap mendampingi peserta, memastikan setiap langkah dipahami dan diterapkan dengan benar.

Respon positif dari peserta menjadi bukti keberhasilan pelatihan ini. Mereka mengaku lebih percaya diri dalam menerapkan standar kebersihan pangan di tempat kerja masing-masing. Dinkes dan Puskesmas Kulo berharap, kegiatan ini dapat menekan risiko penyakit bawaan makanan dan meningkatkan kualitas pelayanan pangan di masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi hangat dan foto bersama, sebagai simbol komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu keamanan pangan di Kecamatan Kulo. Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, keamanan pangan di Sidrap semakin terjamin.

Rektor UMS Rappang Tekankan Integritas Guru dalam Bimtek PPG Periode 5 Tahun 2025

SIDRAP, Katasulsel.com — Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Periode 5 di Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) berlangsung dua hari, 15–16 November 2025, dengan penekanan kuat pada profesionalisme dan identitas guru. Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., hadir memberikan arahan langsung kepada para peserta yang mengikuti rangkaian teknis dan tes secara intensif.

Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin menegaskan bahwa PPG tidak boleh dipahami sebagai proses administratif menuju sertifikasi, tetapi sebagai arena pembentukan jatidiri guru profesional. Ia menyebut PPG sebagai investasi moral dan intelektual, yang menuntut integritas, daya saing, kemampuan pedagogis, dan karakter kuat. Menurutnya, profesi guru hanya dapat bertahan dan dihormati ketika pelakunya memiliki komitmen terhadap ilmu dan etika kerja. Rektor juga mendorong peserta agar menjalani proses PPG dengan kesungguhan. Ia mengingatkan bahwa tahapannya tidak ringan dan sarat dengan tuntutan teknis, mulai dari penguasaan substansi, pengembangan perangkat ajar, hingga uji kinerja. Melalui proses ini, katanya, peserta akan ditempa menjadi guru yang mampu mengikuti arus perkembangan teknologi dan regulasi pendidikan nasional.

Ia menilai momentum PPG sebagai kesempatan memperbarui cara berpikir, cara mengajar, sekaligus memperkuat literasi digital yang kini menjadi nadi pendidikan modern. Tidak hanya memberi motivasi, Prof. Jamaluddin juga memastikan bahwa UMS Rappang menjaga standar akademik tinggi dalam pelaksanaan PPG. Ia melakukan pemantauan langsung pada tes substantif guna memastikan prosedur seleksi berjalan ilmiah, objektif, dan sesuai regulasi. Komitmen tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab UMS Rappang sebagai LPTK untuk menghasilkan guru yang kompeten dan berintegritas. Rektor berharap peserta dapat menuntaskan program ini dengan kualitas maksimal dan kembali ke sekolah sebagai agen perubahan pendidikan di daerah masing-masing.