Festival Bulan Bahasa 2026 UMS Rappang: 11 SMA/SMK/MA di Sidrap Berkompetisi Ajang Kreativitas dan B By Widia Awalia  24 Okt 2026, 09:03:21 WIB

Festival Bulan Bahasa 2026 UMS Rappang: 11 SMA/SMK/MA di Sidrap Berkompetisi Ajang Kreativitas dan B

SIDRAP – Sebanyak 11 sekolah tingkat SMA/SMK/MA mengikuti berbagai kategori lomba dalam ajang Festival Bulan Bahasa (FBB) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).

Lomba tingkat SLTA tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (23-24/10/2026). Para peserta berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari bidang sastra, penulisan, hingga kreativitas digital.

Pada hari pertama, Jumat (23/10), terdapat enam kategori lomba yang dipertandingkan, yakni monolog teatrikal, membaca puisi, menulis esai ilmiah, desain poster digital, voice over, dan motivator. Sementara itu, pada Sabtu (24/10), peserta akan mengikuti lomba nyanyi solo dan osong (sajak Bugis).

Salah satu sekolah yang turut berpartisipasi adalah UPT SMA Negeri 1 Sidrap. Sejumlah siswanya tidak hanya datang untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga memberikan dukungan kepada teman-teman mereka yang tampil pada hari pertama.

Salah seorang peserta, Nur Ilahi, misalnya, dijadwalkan mengikuti lomba nyanyi solo pada Sabtu. Namun, ia memilih hadir lebih awal untuk menyaksikan dan menyemangati teman-temannya yang berlomba pada Jumat.

Nur Ilahi mengaku keikutsertaannya dalam FBB 2026 menjadi pengalaman berharga, terlebih karena untuk pertama kalinya ia mengikuti lomba menyanyi solo di UMS Rappang.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat seru dan menarik. Ini pertama kalinya saya datang ke UMS Rappang dan mengikuti lomba nyanyi solo untuk mewakili sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi pelajar untuk menambah pengalaman, membangun kepercayaan diri, dan belajar beradaptasi dalam suasana kompetisi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa menambah pengalaman. Kita juga bisa belajar beradaptasi, sehingga nantinya sudah punya bekal kalau mengikuti lomba-lomba lainnya,” tambahnya.

Selain Nur Ilahi, siswa UPT SMA Negeri 1 Sidrap lainnya, Mutmainnah Thamrin, mengikuti lomba motivator. Ia mengangkat gagasan tentang kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia dan keberanian generasi muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikenal dunia.

Dalam lomba tersebut, Mutmainnah memilih judul Dari Kata Menjadi Karya: Dari Indonesia untuk Dunia. Tema itu dipilih karena dinilainya relevan dengan peran generasi muda dalam menjaga bahasa Indonesia sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.

“Menurut saya, temanya menarik. Generasi muda harus bangga menggunakan bahasa Indonesia dan berani menginspirasi dunia. Kita juga harus memanfaatkan teknologi dengan baik untuk menciptakan karya-karya,” tuturnya.

Peserta lainnya, Nesa Johara, mengikuti lomba menulis esai ilmiah. Ia mengaku mendapat tema mengenai upaya melestarikan bahasa daerah di tengah arus globalisasi. Dalam kategori tersebut, peserta diberikan waktu 120 menit atau dua jam untuk menyelesaikan tulisan.

Sementara itu, Putri Salsabila mewakili sekolahnya dalam lomba desain poster digital. Ia mengangkat pesan tentang pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui desain posternya, Putri menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan penggunaan bahasa baku, termasuk ketika berkomunikasi dengan orang yang lebih tua.

“Isinya mengajak orang-orang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Saya menggambarkan seseorang yang mengoreksi kata-kata yang salah menjadi bentuk yang benar, serta penggunaan bahasa yang lebih sopan kepada orang yang lebih tua,” jelasnya.

Beragam pengalaman para peserta tersebut menunjukkan bahwa Festival Bulan Bahasa tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, mengasah kemampuan berbahasa, dan memperluas pengalaman di luar lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, FBB 2026 diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah, sekaligus mendorong mereka untuk terus berkarya serta melestarikan kekayaan bahasa dan sastra Indonesia.

Bagikan Berita Ini
WhatsApp Facebook
Link berita siap dibagikan dengan preview resmi dari website UMS Rappang.

Unit Terkait

Unit akademik yang disebut dalam informasi ini.

Berita Terkait

Berita lain yang masih berhubungan dengan informasi ini.