SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menunjuk
Suleha, S.Pd., M.Pd. Kepala Lembaga Pengembangan Pembelajaran (LPP) UMS Rappang
sebagai penanggung jawab program RPL. Penunjukan ini dilakukan untuk
menggantikan almarhum Dr. H. Rustam Efendy Rasyid, S.H., S.Pd., M.Pd., yang
telah wafat beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I
UMS Rappang, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., usai melakukan pertemuan,
Jumat (31/10/2025) dilantai 5 Gedung Rektorat.
Dalam pertemuan tersebut, Suleha bersama timnya
membahas sejumlah langkah strategis awal yang akan dijalankannya, Salah satu
fokus utama yang menjadi perhatian adalah penguatan Program Rekognisi
Pembelajaran Lampau (RPL). Menurut Suleha, Program RPL merupakan bentuk
pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang telah diperoleh seseorang melalui
pengalaman sebelumnya — baik dari pendidikan formal, nonformal, informal,
maupun pengalaman kerja — untuk diakui sebagai bagian dari proses pendidikan
formal di perguruan tinggi.
“Program RPL ini memberikan kesempatan bagi
masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja atau keahlian tertentu untuk
melanjutkan studi tanpa harus mengulang pembelajaran yang sudah dikuasai. Jadi,
pengalaman kerja mereka dapat diakui sebagai bagian dari kredit akademik,”
jelas Suleha.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Rais Rahmat
Razak, menyambut baik langkah cepat yang dilakukan LPP di bawah kepemimpinan
baru. Ia menegaskan bahwa pengembangan Program RPL menjadi salah satu wujud
komitmen UMS Rappang dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat
luas. “Melalui RPL, kami ingin membuka pintu bagi para profesional, pegawai,
maupun masyarakat umum yang telah memiliki pengalaman kerja untuk melanjutkan
pendidikan di UMS Rappang. Ini bagian dari semangat lifelong learning,” ujar
Rais. Dengan hadirnya Program RPL ini, UMS Rappang menegaskan posisinya sebagai
The Digital Entrepreneurship University yang adaptif terhadap perkembangan
zaman dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi
semua kalangan.