Tingkatkan Peluang Lolos Nasional, UMS Rappang Mulai Matangkan Proposal Kemahasiswaan By Ayu Anjeliani  21 Okt 2026, 08:34:11 WIB

Tingkatkan Peluang Lolos Nasional, UMS Rappang Mulai Matangkan Proposal Kemahasiswaan

SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) mulai mempersiapkan proposal mahasiswa untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun berikutnya. Langkah ini dilakukan agar mahasiswa memiliki waktu lebih panjang untuk menyusun proposal yang kompetitif.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Rektor III UMS Rappang, Dr. Herman Dema, S.Pd., S.IP., M.Si., di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, Selasa (20/10/2026). Rapat itu diikuti para wakil dekan bidang kemahasiswaan dan ketua program studi di lingkungan UMS Rappang.

Dr. Herman mengatakan, persiapan lebih awal diperlukan agar proses penyusunan dan penyempurnaan proposal tidak terburu-buru ketika kementerian membuka penerimaan usulan program.

Dia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan jumlah proposal mahasiswa UMS Rappang yang lolos seleksi, baik untuk program kreativitas mahasiswa, kewirausahaan, maupun penguatan organisasi kemahasiswaan.

Menurut Dr.Herman, selama beberapa tahun terakhir UMS Rappang telah mengirimkan puluhan proposal PKM. Namun, hasil yang diperoleh belum maksimal. Dia menyebut proposal yang berhasil lolos masih terbatas pada tingkat perguruan tinggi dan belum menembus seleksi nasional.

Dr. Herman meminta seluruh fakultas dan program studi mengambil peran aktif dalam mendorong mahasiswa mengikuti program-program tersebut. Dia pun mendorong setiap program studi menyusun lebih dari satu proposal dengan melibatkan mahasiswa dan dosen pendamping sejak tahap perencanaan.

Dalam rapat tersebut, Dr. Herman mengusulkan agar proposal PKM mulai diselesaikan pada akhir November 2026. Dengan demikian, proposal dapat ditelaah sebelum diajukan melalui mekanisme resmi kementerian.

"Kita ingin memulai dari awal. Harapannya, sekitar 25 November proposal PKM sudah bisa diselesaikan," katanya.

Adapun proposal PPK Ormawa dan P2MW direncanakan menyusul pada Desember 2026. Untuk tahap awal, penyusunan proposal akan mengacu pada pedoman tahun 2026 sambil menyesuaikan dengan ketentuan terbaru apabila telah diterbitkan.

Selain persoalan waktu, Dr, Herman juga mengingatkan perlunya peningkatan partisipasi UMS Rappang dalam forum-forum perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tingkat nasional.

Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengalaman, memperoleh informasi terbaru mengenai program kemahasiswaan, serta membangun jejaring dengan perguruan tinggi lain yang telah berhasil meloloskan banyak proposal.

"Kita perlu lebih aktif mengikuti forum-forum PTMA. Dari sana, kita bisa mengetahui perkembangan program, belajar dari perguruan tinggi yang berhasil, dan membangun jaringan untuk meningkatkan kualitas proposal mahasiswa," tuturnya.

Bagikan Berita Ini
WhatsApp Facebook
Link berita siap dibagikan dengan preview resmi dari website UMS Rappang.

Unit Terkait

Unit akademik yang disebut dalam informasi ini.

Berita Terkait

Berita lain yang masih berhubungan dengan informasi ini.