By Widia Awalia
Dosen UMS Rappang dan Tim Lintas Kampus Publikasikan Riset Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis AI
SIDRAP - Dosen yang juga Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Dr Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., bersama tim peneliti lintas perguruan tinggi mempublikasikan hasil riset tentang pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Riset tersebut diterbitkan dalam jurnal internasional LangLit, Volume 13, Issue 1, Agustus 2026.
Artikel berjudul "Promoting Meaningful English Language Learning through AI-Enhanced Deep Learning in Indonesian Senior High Schools" ditulis bersama Usman M, Roni, Hasan, Ince Nasrullah, dan Rahmatul Ummu Arifin. Publikasi tersebut tercantum pada laman resmi jurnal LangLit.
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih bermakna di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan melibatkan guru Bahasa Inggris dan siswa SMA di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan sejumlah perangkat berbasis AI, seperti ChatGPT dan Canva AI, serta platform pembelajaran digital seperti Quizizz dan Wordwall.
Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan kosakata, kegiatan menulis, penyampaian cerita secara visual, hingga pelaksanaan asesmen formatif.
"Integrasi teknologi AI dalam pembelajaran menunjukkan potensi dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang lebih bermakna," demikian salah satu temuan penelitian tersebut.
Para siswa dalam penelitian menunjukkan respons positif terhadap penggunaan teknologi. Di antaranya terlihat dari peningkatan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, serta kemandirian dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk kebutuhan komunikasi.
Meski demikian, penelitian tersebut juga menemukan sejumlah tantangan. Beberapa di antaranya adalah ketimpangan akses terhadap perangkat digital, koneksi internet yang belum stabil, keterbatasan literasi digital, hingga risiko ketergantungan siswa terhadap keluaran AI.
Temuan itu menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara terarah dan etis. Pemanfaatan AI juga perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pembelajaran agar teknologi tidak menggantikan proses berpikir siswa.
Kolaborasi penelitian ini melibatkan peneliti dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Universitas Muhammadiyah Enrekang, ITKeS Muhammadiyah Sidrap, Universitas Muslim Maros, dan STKIP Abmul Dampal Selatan.
Publikasi tersebut menjadi kontribusi bersama dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris yang berpusat pada siswa sekaligus responsif terhadap perkembangan teknologi digital. Artikel penelitian tersebut dapat diakses melalui LangLit Volume 13 Issue 1.
Artikel Lainnya :
- LPPI UMS Rappang Kembali Gelar Pengajian Bulanan, Bahas Integrasi Ilmu dan Iman
- Wadek II FISIP UMS Rappang Tekankan Amanah dan Gagasan dalam Pelantikan BEM
- FIK-FEB UMS Rappang Bahas Tindak Lanjut Hasil Audit Mutu Internal
- Magang ke Taiwan Makin Diminati, UMS Rappang Bakal Siapkan Pembekalan Mahasiswa
- UMS Rappang Gelar Rapat Evaluasi Program Magang ke Taiwan
